Ada cukup banyak alasan mengapa tulisan mengenai pedoman hidup bahagia untuk introvert untuk introvert ini penting untuk diketahui. Sebab, tidak bisa dipungkiri terkadang para introvert kerap iri dengan pribadi ekstrovert.
Mereka dengan mudah bersosialisasi dengan sekitar, tidak mempermasalahkan dirinya menjadi pusat perhatian, atau bahkan seperti lancarnya berbicara dalam melontarkan pendapat dan isi pikiran.
Namun, tahukah Kamu, jika tidak ada yang buruk menjadi seorang introvert. Kamu hanya lebih sensitif karena merasa, dan berpikir secara mendalam. Di mana proses ini, melibatkan kekhawatiran Kamu terhadap respon sekitar.
Lalu, apa saja pedoman hidup bahagia untuk introvert ?
Jangan ragu untuk menyisihkan waktu untuk ‘ME TIME’ setelah melakukan banyak aktivitas dengan banyak orang. Sebab, berbeda dengan ekstrovert yang mengisi energi dengan bersosialisasi, introvert merecharged diri dengan menghabiskan waktu sendiri.
Obrolan Penuh Makna
Membiasakan diri untuk memulai percakapan penuh arti kepada orang terkasih atau terdekat Kamu, semisal, “Bagaimana kabar Kamu hari ini?”, “Apa pelajaran hidup yang didapat hari ini?” atau “Apa mimpi Kamu 10 tahun ke depan?”.
Percakapan seperti ini dapat memicu timbulnya semangat dan motivasi ketimbang obrolan basa-basi seperti, “Udah makan belum?”
Partner dalam ‘Sunyi’
Pedoman hidup bahagia untuk introvert selanjutnya, perlu pengendalian waktu dan suasana hati antara poin kedua dan ketiga, sebab pada poin ini terkadang introvert juga membutuhkan teman yang bisa mengimbangi, ‘sisi kalem atau diam’ mereka.
Yaitu, orang-orang yang mampu menemaninya, tetapi tidak mengusik waktu tenangnya. Contoh sederhananya, Kamu membaca dan teman Kamu bermain hp di ruangan yang sama.
Ekspresikan Hobi dan Ketertarikan Kamu
Jangan ragu menuangkan hobi dan hal menarik untuk Kamu sebagai bentuk berekspresi, atau hanya sekedar memuaskan juga menghibur diri. Semisal, membaca novel fantasi, menulis cerita, bernyanyi, melukis, mencari banyak pengetahuan baru seputar makhluk mitologi, dan sebagainya. Selain mampu ‘menghidupkan kembali kreatifitas dan imajinasi’ Kamu, hal ini juga bisa memberikan kebahagiaan tersendiri.
Ruang Pribadi untuk Introvert
Pedoman hidup bahagia untuk introvert selanjutnya, membutuhkan ruang pribadi sendiri. Memang sulit menciptakan, apalagi jika Kamu memiliki banyak anggota keluarga di rumah.
Tetapi percayalah, apabila ada kesempatan untuk membuatnya, maka lakukan! Kamu butuh tempat ‘tenang, sunyi dan jauh dari jangkauan orang’ untuk mengintropeksi diri. Selain itu, ada kepuasan tersendiri jika bisa mendekor, mengorganisir apapun dengan bebas di ruangan pribadi itu.
Biarkan Otak Kamu Berpikir secara Dalam
Menurut Dr. Marti Olsen Laney dalam ‘The Introvert Advantage’, “Introvert more on long-term memory, than working memory,” hal ini menjelaskan mengepa mayoritas introvert kesulitan menuangkan pikiran setiap individunya menjadi sebuah kalimat ucap.
Diizinkan untuk ‘Diam’
Pedoman hidup bahagia untuk introvert poin selanjutnya, apabila sekitar Kamu mengerti jika Kamu memang sedang tidak ingin berinteraksi. Tiba-tiba menjadi diam tidak selalu sedang ada masalah dengan seseorang, tetapi menjadikan waktu tersebut sebagai fase observasi, analisa dan menginstropeksi diri.
Introvert Cinta Kemandirian
Artinya mereka mencari suatu hal unik dalam kemandirian, untuk menemukan sebuah ide atau solusi. Mempercayai sumber dari mereka sendiri, ketimbang mengikuti orang lain.
Introvert Mendambakan Kehidupan Sederhana
Serdehana yang dimaksud adalah, jauh dari rutinitas monoton dan banyak interaksi sosial. Introvert nyaman dengan hanya membaca buku, berbincang dengan beberapa teman dan sebagainya.
Memiliki Teman, Keluarga dan Kekasih yang Menyayangi Kekuarangan Kamu
Pedoman hidup bahagia untuk introvert terakhir, adalah memiliki lingkungan yang menerima sebagaimana diri Kamu.
Menjadi bagian dari golongan introvert ataupun ekstrovert, keduanya patut disyukuri. Sebab keunikan itu membuat setiap individu menarik. Dan sekalipun berada dalam pribadi yang sama, belum tentu tidak ada perbedaan dari beberapa aspek lainnya.
Sehingga memahami diri sendiri, dan mempertahankan apa yang membuat Kamu bahagia itu lebih baik. Dan tulisan mengenai pedoman hidup bahagia untuk introvert ini dapat menjadi tambahan pemahaman Kamu.***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar